Sejarah Bina Ihsani Mandiri

Bersama Peduli, Membangun Harapan: Donasi Anda, Masa Depan Mereka

Yayasan Bina Ihsani Mandiri didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa, dengan tujuan utama membina serta mendukung mereka agar menjadi individu yang mandiri dan bermanfaat bagi agama, keluarga, bangsa, dan negara.

Cikal bakal yayasan ini berawal dari inisiatif masyarakat di Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, yang mengadakan pertemuan pada tanggal 22 September 2008 di Musholah Nurul Hikmah RT 011/01. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua RW 01, Dewan Kelurahan RW 01, Ketua RT 011, tokoh agama, dan beberapa tokoh masyarakat. Dari pertemuan ini, lahirlah sebuah wadah yang bertujuan untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada anak yatim serta kaum dhuafa.

Sebagai langkah awal untuk memperkuat legalitasnya, Yayasan Bina Ihsani Mandiri secara resmi didirikan melalui Akta Notaris No. 81 pada tanggal 23 Maret 2010. Seiring perkembangan dan penguatan kelembagaan, yayasan melakukan perubahan akta melalui Akta Perubahan No. 4 pada tanggal 29 Desember 2016. Yayasan ini juga memperoleh pengesahan resmi dari Kementerian Hukum dan HAM dengan SK No. AHU-AH.01.06-0003910 serta memiliki izin operasional sebagai Lembaga Kesejahteraan Sosial dengan Surat Izin No. 014.12520.144.

Sejak berdiri, Yayasan Bina Ihsani Mandiri terus berupaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan anak-anak yatim dan dhuafa melalui berbagai program pendidikan dan keterampilan. Pendidikan yang diberikan meliputi pendidikan formal dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, serta pendidikan non-formal berupa pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan minat dan bakat masing-masing anak.

Yayasan ini juga menjalankan program pembinaan diniyah untuk memperkuat nilai-nilai keislaman bagi anak asuhnya. Selain itu, terdapat berbagai program pendukung lainnya, seperti pemberian santunan, penyelenggaraan pengajian rutin, dan kegiatan berbagi kebahagiaan dalam momen-momen penting seperti bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Dalam perjalanan selama 16 tahun sejak berdiri, Yayasan Bina Ihsani Mandiri terus berkembang dengan berbagai program jangka pendek, menengah, dan panjang. Jangka pendeknya meliputi pengasuhan dan pemberian santunan, sedangkan jangka menengahnya mencakup kerja sama dengan lembaga lain untuk meningkatkan keterampilan anak asuh. Adapun dalam jangka panjang, yayasan ini berupaya untuk merintis unit usaha serta layanan pendidikan yang lebih luas.

Dengan semangat ukhuwah Islamiyah dan gotong royong dari berbagai pihak, Yayasan Bina Ihsani Mandiri berkomitmen untuk terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi anak yatim dan kaum dhuafa, serta membangun generasi yang mandiri dan berdaya guna bagi masa depan umat dan bangsa.

Filosofi Logo

Hati melambangkan inti dari manusia, karena segala tindakan bersumber dari hati. Bias sinar mencerminkan cahaya hati, sementara 40 bias cahaya melambangkan kemapanan manusia, yang umumnya dicapai pada usia 40 tahun—usia ketika Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul.

Lima sosok yang berpegangan erat melambangkan ukhuwah Islamiyah serta menjadi simbol rukun Islam yang harus dipegang teguh oleh setiap muslim.

Tipografi menggunakan Berlin Sans FB, yang memiliki karakter tegas namun tetap luwes, mencerminkan semangat demokrasi dan musyawarah untuk mufakat.

Warna ungu melambangkan religiusitas, sedangkan warna marun merepresentasikan hati yang tulus dan penuh kasih.

Sambutan Ketua

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Melalui website ini, kami menyampaikan informasi tentang struktur, data, dan, kegiatan-kegiatan yang dilakukan yayasan; baik program rutin yang direncanakan maupun kegiatan insidental lainnya, serta memuat informasi maupun hal-hal yang dianggap perlu dan penting mengenai soal-soal keagamaan dan sosial lainnya. Kami berharap website ini menjadi jembatan informasi dan silaturahmi antara Yayasan dengan masyarakat luas; antara pengurus yayasan dengan para stakeholder, instansi, maupun masyarakat luas yang ingin mengetahui, memberi sumbang saran, kesempatan berdonasi hingga peluang kerjasama di bidang sosial, pendidikan dan keagamaan baik dengan pemerintah, lembaga lain yang sejenis baik di dalam maupun di luar negeri, serta seluruh pihak yang secara langsung atau tidak langsung dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan mutu yayasan dimasa yang akan datang.

Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.